Default 728x90
4 teknik pernapasan ketika berlari yang perlu kamu ketahui 4 teknik pernapasan ketika berlari yang perlu kamu ketahui
youtube.com

Terkadang ketika berlari, kita merasa sulit untuk mengatur nafas. Biasanya hal ini disebabkan karena teknik bernapas yang kurang seimbang ketika kamu berlari. Ketika berlari, kamu dapat melakukan  beberapa teknik pernapasan agar ritme pernapasanmu dapat seimbang.

1. Bernapaslah Melalui Mulut

Bernapas melalui mulut ketika berlari akan lebih banyak mengeluarkan karbondioksida dibanding bernapas melalui hidung. Selain itu, bernapas melalui mulut ketika berlari akan membuat otot-otot wajah menjadi rileks.

2. Ambilah Napas Pendek

Mengambil napas panjang saat berlari akan lebih sulit melakukan lari jarak yang lebih jauh.

3. Dengarkan Napasmu

Ketika sedang berlari, cobalah untuk mendengarkan napas yang dihirup dan dilepaskan. Jika napasmu mulai terengah-engah kamu bisa memperlambat langkah kakimu agar napasmu kembali stabil.

4. Bernapaslah Secara Berirama

Ini adalah teknik penting yang harus kamu perhatikan. Kamu harus konsisten mengatur pernapasan ketika berlari sesuai dengan ritmenya. Misalnya, kamu bisa mulai mengambil napas pada langkah kedua atau ketiga saat berlari. Kamu harus terus mengulangnya pada langkah-langkah berikutnya agar napasmu ‘tersimpan’ banyak dan tidak mudah terengah-engah.

Keempat teknik pernapasan ketika berlari ini bisa langsung kamu lakukan ketika berlari. Jangan lupa untuk mengukur kemampuanmu dan jangan memaksakannya ketika napasmu mulai terengah-engah, ya.